Penjelasan Kepala BMKG Mengenai Potensi Cuaca Ekstrem di Indonesia

oleh -36 Dilihat

 

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati memberikan penjelasan mengenai adanya potensi cuaca ekstrem yang akan terjadi di Indonesia selama beberapa bulan ke depan.

 

 

Dipublikasikan tanggal 23 Jan 202.

Jakarta – “BMKG memberikan peringatan dini potensi terjadinya kondisi ekstrem terkait dengan cuaca akibat adanya berbagai fenomena yang saat itu fenomenanya dikhawatirkan akan terjadi bersamaan pada saat musim hujan, terutama pada puncak musim hujan di bulan Januari Februari,” ujar Dwikorita.

“BMKG memberikan peringatan dini potensi terjadinya kondisi ekstrem terkait dengan cuaca akibat adanya berbagai fenomena yang saat itu fenomenanya dikhawatirkan akan terjadi bersamaan pada saat musim hujan, terutama pada puncak musim hujan di bulan Januari Februari,” ujar Dwikorita.

Hal itu disampaikan Dwikorita dalam video Zoom Meeting Konferensi Pers Perkembangan Cuaca di Musim Hujan 2021 & Mitigasi Gempa Bumi & Tsunami di Indonesia, pada hari Sabtu (23/1/21).

Dwikorita juga menyebutkan adanya pengaruh fenomena global La Nina yang turut mempengaruhi puncak musim hujan di Indonesia.

“Fenomena tersebut yang pertama adalah fenomena iklim global yang tidak lazim terjadi setiap tahun.
Ini merupakan siklus antara 2 sampai 8 tahun kurang lebihnya. Disebut fenomena La Nina akibat adanya anomali suhu muka air laut di wilayah samudera pasifik bagian tropis,” lanjut Dwikorita.

 

Edit margriet

 

EDITOR

Avatar photo

SINARNEWS Media Online

Margriet


Tentang Penulis: SINARNEWS Media Online

Avatar photo
Margriet