Bekasi – Tumpukan sampah memenuhi Kali Jambe, Tambun Selatan, Bekasi, hingga 500 meter. Sampah menutupi aliran kali dan mengganggu kenyamanan warga.
Tumpukan sampah memenuhi aliran Kali Jambe di wilayah Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (18/9/2026). Beragam jenis sampah tampak menumpuk di lokasi tersebut. Sampah rumah tangga, bungkus makanan, hingga styrofoam bercampur dan memenuhi aliran kali yang berada di sekitar akses aktivitas warga.
Kondisi tersebut terlihat jelas dari jembatan Kali Mundu yang menjadi salah satu akses warga untuk melintas. Dari atas jembatan, tumpukan sampah terlihat memanjang mengikuti aliran kali dan tidak dapat terbawa arus.
Menurut kesaksian warga setempat, tumpukan sampah mulai terlihat semakin banyak ketika musim kemarau tiba. Penyusutan debit air membuat aliran kali menjadi lebih lambat sehingga sampah yang sebelumnya terbawa arus akhirnya berhenti dan menumpuk di bawah jembatan.
Tumpukan sampah yang tidak segera dievakuasi kemudian semakin memanjang. Kondisi ini menyebabkan sampah terus bertambah hingga membentuk tumpukan sepanjang kurang lebih 500 meter di aliran Kali Jambe.
Keberadaan sampah tersebut juga menimbulkan aroma tidak sedap yang dirasakan warga di sekitar lokasi. Bau tersebut kerap mengganggu kenyamanan masyarakat yang melintas maupun beraktivitas di sekitar jembatan.
Jembatan yang berada di lokasi tersebut diketahui baru berusia sekitar satu tahun dan menjadi akses penting bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Namun, kondisi lingkungan di bawah jembatan membuat sebagian warga merasa kurang nyaman ketika melintas.
Warga berharap tumpukan sampah di Kali Jambe segera ditangani dan dievakuasi agar tidak semakin panjang. Selain mengganggu kenyamanan, penanganan sampah juga dinilai penting untuk menjaga kebersihan aliran kali dan lingkungan di sekitarnya.






















































