Munas I PERDAMINDO dan Sosialisasi Depot Air Minum Indonesia Digelar di Samosir, Angkat Tema Kesejahteraan UMKM dan Kesehatan Masyarakat

oleh -1 Dilihat

SAMOSIR – Sejarah baru tercipta di Samosir Negeri Indah Kepingan Surga. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Dunia Air Minum Indonesia (PERDAMINDO) memilih Kabupaten Samosir sebagai tuan rumah agenda nasional bersejarah, yakni Musyawarah Nasional Pertama (Munas I PERDAMINDO) dan Sosialisasi Depot Air Minum Indonesia.

Kegiatan nasional tersebut digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada Selasa (19/10/2026).

Mengusung tema besar “Sinergi PERDAMINDO Meningkatkan Kesejahteraan UMKM DAM dan Kesehatan Masyarakat Indonesia”, Munas I ini menjadi momentum konsolidasi perdana bagi seluruh pelaku usaha Depot Air Minum (DAM) dari Sabang sampai Merauke. Tujuannya satu, menyatukan visi untuk meningkatkan standar kesehatan, legalitas usaha, dan kesejahteraan pelaku UMKM DAM.

Didukung Lintas Kementerian

Munas I PERDAMINDO mendapat dukungan penuh lintas kementerian, yakni Kementerian Kesehatan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Kementerian Koperasi dan UKM. Dukungan tersebut menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam membina UMKM air minum agar lebih sehat, legal, dan berdaya saing.

Kegiatan ini digawangi langsung oleh Ketua Umum PERDAMINDO Achmad Zohary Sitorus sebagai penanggung jawab, dan Ketua Panitia Munas I Huse Novawarian.

Pemerintah Kabupaten Samosir juga memberikan dukungan penuh dengan memfasilitasi seluruh rangkaian acara. Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir, dr. Dina Hutapea, hadir langsung membuka kegiatan.

Gerakan Nasional Air Sehat

Ketua Umum PERDAMINDO, Achmad Zohary Sitorus menegaskan, Munas I ini bukan sekadar agenda organisasi, melainkan gerakan nasional untuk menjamin setiap tetes air minum yang dikonsumsi masyarakat Indonesia memenuhi standar kesehatan.

“PERDAMINDO hadir untuk merangkul seluruh pengusaha DAM dari Sabang sampai Merauke. Kita ingin UMKM DAM naik kelas, legal, higienis, dan sejahtera. Sinergi dengan Kemenkes, Kementerian ESDM, dan Kemenkop adalah kunci agar usaha depot tidak lagi dipandang sebelah mata, tapi menjadi pilar kesehatan masyarakat,” tegas Achmad Zohary.

Senada, Ketua Panitia Munas I Huse Novawarian menjelaskan, Munas ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar pengusaha DAM sekaligus memberikan masukan tentang bagaimana mengelola DAM yang baik untuk masyarakat.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

Kadis Kesehatan Ungkap Peluang Besar di Tengah 51 DAM Belum Bersertifikat

Pemerintah Kabupaten Samosir menyambut baik pelaksanaan Munas I ini. Kepala Dinas Kesehatan Samosir, dr. Dina Hutapea berharap kegiatan ini menjadi pemicu peningkatan kualitas DAM di kawasan Danau Toba, khususnya di Kabupaten Samosir.

Ia memaparkan data terkini, hingga September 2026 jumlah DAM di Kabupaten Samosir tercatat sebanyak 51 unit. Namun, belum ada satu pun yang mengantongi sertifikat laik sehat.

“Hasil pengawasan terhadap 51 DAM menunjukkan, 37 DAM kategori memenuhi syarat, 7 DAM tidak memenuhi syarat, dan 7 DAM lainnya tidak bersedia dilakukan pemeriksaan kualitas airnya. Untuk pemeriksaan sampel air di Samosir sendiri dilaksanakan di Dinas Lingkungan Hidup,” ungkap dr. Dina.

Menurutnya, kebutuhan akan depot air minum berkualitas di Samosir sangat besar. Secara nasional, Indonesia memiliki sekitar 78 ribu DAM. Potensi besar ini harus diimbangi dengan kualitas.

“Kebutuhan masyarakat akan air minum yang praktis dan berkualitas terus meningkat. Kami berharap melalui kegiatan ini, kualitas air minum khususnya di Samosir bisa meningkat. Air yang berkualitas akan memengaruhi minat konsumen untuk membeli. Ini peluang besar bagi pengusaha depot,” tambahnya.

Agenda Strategis Munas I

Melalui Munas I ini, PERDAMINDO membahas sejumlah agenda strategis untuk kemajuan UMKM DAM, di antaranya:

1. Sosialisasi regulasi perizinan berusaha berbasis risiko (OSS).
2. Program kemitraan UMKM DAM dengan pemerintah dan BUMN.
3. Standardisasi dan sertifikasi higienitas depot air minum.
4. Edukasi kesehatan masyarakat tentang pentingnya air minum yang memenuhi syarat.

DPC Samosir Siap Sukseskan Program

Untuk mensukseskan program PERDAMINDO di tingkat kabupaten, telah terbentuk kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERDAMINDO Kabupaten Samosir dengan susunan sebagai berikut:

Ketua: Bistok Simalango
Bendahara: Henri Sianipar
Sekretaris: Juanda Naibaho

Dengan terbentuknya kepengurusan DPC Samosir tersebut, diharapkan pembinaan, pendampingan legalitas, dan sertifikasi laik sehat bagi 51 DAM di Samosir dapat berjalan lebih masif dan terstruktur.

Munas I PERDAMINDO diharapkan menjadi tonggak sejarah kebangkitan UMKM Depot Air Minum Indonesia yang lebih profesional, sehat, dan mensejahterakan, dimulai dari Samosir untuk Indonesia.

EDITOR

Avatar photo

SS - SINARNEWS Media Online

S. Edward H. Simanjuntak


Tentang Penulis: SS - SINARNEWS Media Online

Avatar photo
S. Edward H. Simanjuntak